Mengambil Uang Suami Tanpa Izin

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Saya ingin minta tolong, begini: Saya suka berbuat yang tidak baik. Ceritanya saya ini suka mengambil uang, baik di saku suami ataupun di dompet tanpa izinnya.

Bukannya sekali dua kali tapi sering meski semua gaji sudah diberikan seutuhnya. Kadang dia juga suka ngasih uang lebih, tapi rasanya saya merasa kurang terus.

Kebutuhan ada saja, saya suka merasa saya nggak bisa nabung. Saya tahu ini dosa dan saya suka shalat taubat, tapi nanti gilirang kekurangan saya suka ambil lagi tanpa sepengetahuan suami. Tapi suami tidak pernah tahu dan marah.

Saya malu, tapi nggak juga kapok. Saya jadi suka bingung, kalau dituruti kurang, banyak sekali kurangnya.

Bagaimana solusinya ya ?

Dosa besarkah itu?, Saya sudah sering berbuat seperti itu, tapi saya susah menghentikannya kalau lagi butuh.

Pertanyaan Diatas Dikirim Oleh Sahabat AkuIslam.Id Dari Jakarta.

Anda harusnya belajar mengencangkan ikat pinggang. Saran dari kami, tulis pengeluaran Anda, mulai dari pengeluaran yang paling kecil sampai dengan yang paling besar, dari sana nanti akan ketahuan pengeluaran seminggu berapa, sebulan berapa.

Kalau suami Anda sudah memberikan seluruh gajinya pada Anda, itu sudah baik, kecuali gajinya minim. Saran kedua, sebagai perempuan harus punya potensi diri, perempuan harus punya kemampuan, punya telinga, kaki, mata, kekuatan kenapa tidak dimanfaatkan?

Kita memiliki sekolah sama dengan laki-laki. Kita punya keinginan, justru Islam mengajarkan pada kita bahwa sebagai perempuan pun Anda harus berusaha. Lihatlah Hajar yang suaminya pergi ke Palestina, dia tidak tinggal dia tinggal diam, ketika dia dan anaknya kehausan, dia berusaha ke Shofa dan Marwah, tujuh kali bolak-balik.

Inilah pelajaran buat kita bahwa baik laki-laki maupun perempuan, hidup di dunia harus terus berusaha. Jika bakat Anda dagang, Anda bisa berjualan apa saja, motong rambut, buka jahitan, atau juga yang lainnya. Begitu banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan. Orang lain bisa melakukannya kenapa kita tidak. Asal ada kemauan, pasti akan ada jalan.

Tentu saja itu perbuatan dosa, harusnya Anda memohon pada suami, tunjukan catatan pengeluaran Anda supaya suami tahu kemana lari uangnya. Toh suami juga tahu pengeluaran dan peruntukannya. Tapi suami pasti kesal karena Anda sudah bohong. Saya yakin nantinya suami akan mengerti Anda dari pada Anda mencuri duit suami Anda.

Related Posts

loading...