Masih Bayi Sudah Punya Mikjizat

Friday, January 26, 2018
Advertisement
AkuIslam.Id - Tahukah kalian, sejak bayi Nabi kita Muhammad SAW sudah sangat istimewa. Meski harus menyusu ke ibu susu, mukjizatnya sudah muncul.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Dari zaman kelahiran Nabi kita Muhammad, negeri Makkah sudah penuh sesak dan bercuaca kurang bagus bagi perkembangan bayi. Tak heran bila penduduk Makkah menyerahkan bayi mereka yang baru lahir kepada perempuan lain, yang disebut dengan ibu susu. Ibu susu itu akan mengasuh, menyusui, serta merawat bayi itu selama beberapa bulan. Para ibu susu ini biasanya bermukim di daerah dengan lingkungan udara yang lebih bersih dari Makkah.

Tanpa menunggu lama, kakek Abdul Muthalib segera mencari ibu susu untuk mengasuh bayi Muhammad. Pada masa itu, banyak ibu susu yang datang ke Makkah dari lembah Badui. Lembah yang memiliki udara yang bersih dan sangat cocok sekali bagi kesehatan bayi.

Mereka sengaja datang ke Makkah mencari bayi untuk di asuh. Namun, kakek Abdul Muthalib tidak menemukan satu pun ibu susu untuk nabi kita. Mereka tidak mau mengambil bayi Muhammad karena ia tidak punya ayah.

BERTEMU IBU SUSU

Di jalanan Makkah yang padat, ada seorang perempuan muda datang dari Badui dengan keledainya. Ia mondar-mandir di sepanjang jalanan Makkah bersama suami dan untanya. Bayi yang sedangd igendongnya menangis, sang ibu tak dapat mengeluarkan air susu karena sedang lapar dan lelah.

Selama perjalanan ke Makkah, mereka menghadapi banyak sekali masalah. Saat itu, perempuan muda itu mencari seorang bayi untuk diasuhnya. Akhirnya ia bertemu dengan kakek Abdul Muthalib. Kakek mendekatinya, dengan nada cemas kakek bertanya, "Dari mana asalmu?"

Perempuan muda itu menjawab, "Aku datang dari Badui." "Siapa namamu?" tanya sang kakek. "Jalimah," jawab perempuan malang itu.

Sikap sopan dan pembawaan halusnya membuat sang kakek segan. Ia berkata, "Nama yang bagus. Namamu berarti cantik dan mempunyai sifat yang baik,". Halimah pun tersenyum. Kakek bertanya lagi. "Aku punya cucu. Tidak seorang pun mau membawanya karena ia tak punya ayah. Apakah kamu mau menjadi ibu susu baginya?" Ibu Halimah terkejut mendengar tawaran itu. Ia pun menemui suaminya dan menerima tawaran itu. Sang kakek lalu mengajak ibu susu itu menemui sang bayi.

BUKTI MUKJIZAT

Bayi mungil itu sedang tidur berselimutkan kain putih. Begitu ibu Halimah dan suaminya memasuki kediamannya, ia mencium bau sangat haram. Dihirupnya aroma yang harum itu, hati Halimah terasa hangat dan kebahagiaan.

Saat menatap wajah bayi Muhammad, Ibu Halimah takjub penuh kekaguman. Bayi nan rupawan itu juga tersenyum. Ibu Halimah lalu menggendong dan menyusui Muhammad.

Subhanallah, sungguh luar biasa! Tiba-tiba air susu ibu Halimah keluar dengan lancar dan banyak. padahal sebelumnya, Ibu Halimah tidak mengeluarkan air susu. Ibu Aminah bahagia, akhirnya nabi kita mendapatkan ibu susu.

Ibu Aminah mempersiapkan segela perlengkapan bayinya untuk menempuh perjalanan. Sebagai rasa terima kasih, ibu Aminah memberikan sebuah hadiah dan mempercayakan bayinya kepada ibu susu itu. Ibu Aminah menyerahkan bayi Muhammad dengan iringian doa yang tak pernah putus.