Harta Bertambah Berkat Jihad

Saturday, January 27, 2018
Advertisement
AkuIslam.Id - Suatu hari Farhad menghadap Rasul, ia ingin meminta cerita yang dapat dijadikan pelajaran. Namun, dia malah diarahkan ke rumah seorang janda. Di sanalah ternyata ia mendapat pelajaran bahwa jika kita berjihad dengan ikhlas, maka Allah akan memelihara dan bahkan menambah harta kita.

Ilustrasi

Di jaman Rasulullah SAW, Farhad adalah seorang pedagang yang sukses. Suatu hari, Farhad mendatangi kediaman Rasul. Ia berniat mencari kisah kehidupan yang dapat ia jadikan pelajaran.

"Wahai Farhad, sudah lama kau tidak ke sini. Bagaimana keadaanmu dan apakah ada sesuatu yang hendak kamu sampaikan?" tutur Nabi SAW dengan penuh tanda tanya.

"Ya Rasulullah, keadaan saya baik-baik saja. Begini Nabi, saya hanya ingin sekali dapat bahan cerita menarik dari Nabi SAW yang disampaikan kepada tetangga-tetangga saya. Mereka sangat senang dengan cerita saya," papar Farhad.

"Kalau itu yang kamu minta, kamu bisa datang ke rumah dekat kurma itu. Rumah itu milik seorang janda. Insya Allah apa yang kamu inginkan akan diberi. Dia orangnya baik sekali dan tekun beribadah." jelas Nabi SAW.

"Terima kasih Nabi, saya mau mendengar cerita dari Nabi dulu," tutur Farhad.

RUMAH JANDA

Rasulullah SAW pun akhirnya bercerita. Dia baru saja kehilangan kambing dan alat tenun. Setelah sungguh-sungguhnya berdoa dan memohon kepada Allah, pada esok harinya kambingnya yang hilang itu telah kembali lagi. Begitu juga dia melihat alat tenunnya ada di situ dengan satu alat tenun yang lain.

"Jika engkau ingin mendengar cerita lengkapnya, datanglah ke rumah janda itu dan tanyakan mengenai cerita itu," tutur Rasulullah.

Dengan langkah ringan Farhad menuju rumah janda itu, sebagaimana telah diberi tahu Nabi SAW. Beberapa meni kemudian, sampailah Farhad di rumah janda itu.

"Assalamuallaikum," salam Farhad kepada tuan rumah. Mendengar ada orang yang memberi salam, janda yang sedang masak di dapur ini menuju pintu rumahnya, "Waalaikumsalam, Anda siapa? Ada perlu apa Anda kemari?" jawab si janda setengah tua ini sambi mempersilahkan masuk Farhad.

"Saya Farhad. Saya baru saja dari rumah Nabi Muhammad. Beliau menyuruh saya kemarin untuk meminta cerita yang menarik dari Anda, mengenai jihad." jelas Farhad.

"og, cerita itu yang terjadi beberapa tahun lalu," kata janda sambil mengingat-ngingatnya, ia nampaknya langsung mengetahui cerita apa yang dimaksud.

IKHLAS JIHAD

Janda itu akhirnya menceritakan semua, dan ternyata cerita itu adalah pengalaman janda itu sendiri. Dirinya memang pernah menjadi tentara Islam untuk berjihad. Karena perang itulah dirinya meninggalkan 12 ekor kambingnya, dan sebuah alat tenun yang digunakannya untuk menenun pakaian.

Saat itu ia tidak khawatir sama sekali dengan harta peninggalannya. Ia lebih memilih untuk berjihad membela Islam. ia juga tak berpikir bagaimana nasib hartanya ketika ditinggal. Namun ketika pulang dari jihad didapati kambingnya hilang seekor, dan alat tenunnya pun hilang. Dia merasa sedih atas kehilangannya itu. Maka dia pun mengangkat kedua tangan dan berdoa kepada Allah Yang Mahakuasa, dengan penuh kesungguhan.

"Ya Allah ya Tuhanku! Engkau telah berikan jaminan, bahwa siapa yang keluar berjihad pada jalan-Mu, Engkau akan pelihara harta bendanya, dan sekarang aku telah kehilangan seekor kambing, dan alat tenunanku. Jadi aku minta ganti kambing yang hilang dan alat tenunanku itu," begitu kira-kira isi doa janda tua itu.

"Alhamdulillah, beberapa saat setelah berdoa aku mendapati kembingku yang hilang satu, malah ada kambing satu lagi. Dan alat tenunku yang hilang, tiba-tiba menjadi dua. Itu diletakkan di depan pintu rumahku," sambungnya.

Setelah mendengar cerita itu, Farhad tersenyum. Ia dapat mengambil makna dari cerita janda tersebut. Ketika kita ikhlas berjihad di jalan Allah, maka Allah akan memelihara hartanya. Farhad pun sudah merencanakan untuk menceritakan kisah jihad janda itu pada para tetangganya dan kerabatnya. Ia berharap semua orang yang mendengar ceritanya itu juga akan tergugah hatinya untuk berjihad.