Tips Memilih Sekolah Islam

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
Sekolah Islam semakin bersinar. Kalau dulu dia hanya dipandang sebelah mata, sekarang justru menjadi idola. Karena pamornya meningkat, maka tidak heran jika biaya masuknya juga melambung. Bagaimana memilih sekolah Islam yang tepat untuk anak dengan biaya terjangkau?

Pelajaran Mengaji Di SMA ( Foto @Source )

Meski tahun ajaran baru masih kurang enam bulan lagi, tetapi orang tua sudah memulai mencarikan calon sekolah yang tepat untuk anak-anaknya.

Beberapa sekolah Islam yang sudah memiliki nama besar justru sudah membuka pendaftaran mulai awal Januari. Biaya untuk menebus sekolah Islam papan atas ini juga cukup menguras isi dompet orang tua. Dia Surabaya Selatan, ada sekolah yang uang masuknya mencapai Rp. 20 Juta.

Untuk sekolah kelas atas seperti itu, di Surabaya minimal uang masuknya Rp. 6 Juta. Benarkah biaya besar itu menentukan kualitas sekolah tersebut?

"Sebenarnya keberadaan sekolah Islam itu sangat membantu orang tua untuk mendidik anak-anaknya dalam hal ilmu agama, sekolah tersebut sebenarnya menjadi jawaban bagi masyarakat yang memang lemah ilmu agamanya. Makanya sekolah Islam saat ini menjadi solusi yang sering dicari para orang tua untuk mendidik anaknya," ujar Prof DR Siti Masitoh, MPd, Pembantu direktur II Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. 

LEBIH DIMINATI

Dikatakan bahwa terkadang biaya pendidikan di sekolah tersebut sangat mahal, sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat secara keseluruhan. "Jadi image yang ada di masyarakat, sekolah Islam itu hanya untuk kalangan orang-orang kaya. Nah, ini harusnya diperhatikan oleh pihak lembaga sekolah Islam," jelasnya.

Ditambahkan, untuk menepis anggapan tersebut harusnya sekolah Islam juga memberikan kesempatan bagi siapapun yang mau belajar di sana. Walaupun dengan proses seleksi yang ketat, tetapi kalau anak tersebut memiliki potensi yang besar, mereka juga diberikan kesempatan untuk sekolah di sana.

"Menurut saya anak itu mau disekolahkan dimana, itu tergantu pada keinginan orang tuanya. Orang tuanya itu menginginkan anaknya menjadi apa? Dan sekolah mana yang tepat untuk mencapai keinginan tersebut.

Tetapi sebelumnya apapun lembaga sekolahnya harusnya orang tua juga menilai kredibilitas dari sekolah tersebut. Jangan hanya melihat biaya pendidikannya yang murah tapi anaknya dibiarkan terlantar," pungkasnya.

Prof DR Imam Prayoga, selaku rektor UIN Malang menegaskan, pendidikan Islam mempunyai kelebihan dibanding sekolah lainnya, yaitu unggul dibidang orientasi, kurikulum, tenaga pengajar, dan kultur yang harus dikembangkan. "Pendidikan Islam punya banyak kelebihan. Kini sekolah Islam lebih diminati masyarakat," katanya.

Menurut Imam, keunggulan yang dimiliki sekolah Islam di antaranya terkait dengan wawasan keagamaan, Pemahaman terhadap Alquran dan Hadis Nabi. Dari sisi produk lulusan siswa, sekolah Islam lebih baik, yakni siswanya terbebas dari perilaku narkoba dan seks bebas.

"Pendidikan Islam harus berhasil mengembangkan seluruh aspek kehidupan manusia, yaitu aspek spiritual, akhlak, intelektual, dan ketrampilan atau profesionalitasnya. Pendidikan Islam tidak cukup hanya dilakukan sebatas memenuhi target-target kurikulum saja atau menghabiskan bahan pelajaran dan lulus ujian, melainkan harus juga berhasil membangun watak, karakter atau kepribadian para siswa," katanya.

UNGGUL AKHLAK

Sementara itu, rektor UIN Jakarta Komarudin Hidayat menjelaskan bahwa pendidikan seharusnya menjadi tempat mendidik umat agar lebih baik. Karena, tanpa pendidikan keagamaan yang baik, Indonesia akan terus lemah dalam bidang moral dan perilaku kehidupan.

"Memudarnya etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dikarenakan minimnya pendidikan Islam bagi umat," katanya.

Untuk meningkatkan moral bangsa, maka pendidikan Islam harus mendapatkan dukungan dari pemerintah. "Karena pendidikan Islam punya keunggulan sikap yakni kejujuran dan sikap amanah dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya.

Menurut Komarudin, dalam UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Bab 1 ayat 1, dijelaskan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.

Hal ini dilakukan agar peserta didik memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Konsep pendidikan Islam paling tidak dapat dipresentasikan melalui tiga term, pertama tarbiyah, ke dua ta'lim, ke tiga ta'dib.

"Pendidikan Islam terutama di Indonesia harus kembali kepada tujuan semula yakni membentuk karakter peserta didik," katanya.

Dijelaskan Komarudin, pendidikan Islam di Indonesia kurang mendapat pengakuan karena pemerintah belum memasukkan pendidikan Agama sebagai bahan ujian nasional. Jika hal itu dilakukan maka pendidikan agam akan menjadi sebuah kebutuhan bagi semua kalangan.

Pendidikan agama semestinya mempunyai kontribusi kuat terhadap pembentukan bangsa dan masyarakat, namun selama ini pendidikan agama masih dianggap sebelah mata karena tidak direspon oleh pemerintah.

"Pendidikan agama harus menjadi dasar pembentuk akhlak bangsa. Karena itu, produk sekolah Islam harus lebih maju dari sekolah umum," paparnya.

TIPS MEMILIH SEKOLAH ISLAM

Memilih sekolah memang gampang-gampang susah. Terlebih lagi itu akan menentukan masa depan anak kita. Berikut tips agar kita tidak salah dalam memilih sekolah.

1. Lihat Kurikulumnya : paling utama harus diperhatikan adalah kurikulum yang berlaku. Biasanya sekolah Islam menggabungkan antara kurikulum depag, diknas, dan kurikulum lokal.

2. Perhatikan Fasilitasnya : fasilitas sekolah, meliputi gedung, laboratorium, halaman yang luas, fasilitas olahraga, perpustakaan, dan lainnya. Itu harus diteliti karena banyak sekolah yang mengklaim favorit tetapi fasilitasnya jauh dari memadai.

3. SDM Pengajarnya : yang juga harus diperhatikan adalah sumber daya manusia (SDM), mulai dari staf mengajar sampai dengan penunjang lainnya. Justru letak berhasil tidaknya pada SDM yang disediakan di sekolah tersebut.

4. Prestasi Sekolah : prestasi yang diraih sekolah juga bisa menjadi ukuran untuk memilih sekolah, baik prestasi akademik atau prestasi yang lainnya.

5. Biaya Pendidikan : Nah, yang terakhir harus diperhatikan tentang biaya pendidikan, mulai dari biaya masuk, pendidikan setahun, dan SPP perbulannya. Pilih sekolah yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau.

Baca Juga Yang Lainnya: