Pengakuan Iblis Saat Maulid Nabi

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ketika maulid Nabi (kelahiran Nabi Muhammad Saw), Iblis membuat pengakuan bahwa Rasulullah akan memberikan Rakhmat kepada manusia. Sejak saat itulah iblis dan bala tentaranya dicegah naik ke langit.

Ilustrasi Mata Iblis & Setan ( Foto @U-Report )

Dalam Kitab Al Jami, Liakam Alquran karya Imam Al Qurthubi dijelaskan bahwa ada 2 hal yang bisa menyebabkan iblis memekik dan menangis dengan kerasnya. Pertama adalah ketika di turunkannya Surat Al Fatihah, yang mana surat ini adalah surat yang paling afdhal (lebih utama), di dalam Alquran.

Kedua, ketika Nabi Muhammad Saw dilahirkan, beliau adalah makhluk yang paling mulia sejagad raya. Karena berkat bimbingan beliau, orang yang sudah memiliki dosa setumpuk gunung bisa terhapus dosanya hanya dengan mengucapkan syahadat saja.

DIKELILINGI MALAIKAT

Kelahiran Nabi Muhammad Saw pada 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah benar-benar menjadi pukulan tersendiri bagi iblis dan bala tentaranya. Betapa tidak, jika sebelumnya mereka leluasa naik turun ke langit dan mencuri percakapan malaikat, maka terhitung ketika Rasulullah lahir, maka mereka tak bisa melakukan itu lagi.

Ketika iblis dan bala tentaranya dilarang naik ke langit, maka mereka berkumpul membahasnya. Mereka pun berkata, "Dahulu kami bisa naik ke langit, tetapi hari ini kami telah dilarang untuk naik".

Iblis menjawab, "Menyebarlah kalian di muka bumi dari Barat sampai ke Timur, dan perhatikan dengan seksama apa sebenarnya yang telah terjadi".

Setan-setan itu lalu menyebar. Akhirnya setelah mengelilingi Timur dan Barat, sampailah mereka ke kota Makkah. Di sana tampak oleh mereka Nabi Muhammad Saw sedang dikelilingi para malaikat dan memancarkan cahaya dari dirinya hingga mencuat ke langit. Sedangkan malaikat-malaikat itu saling memberi ucapan selamat satu dengan yang lainnya kepada Nabi Muhammad Saw.

PENGAKUAN IBLIS

Kemudian kembalilah setan-setan itu menghadap kepada iblis, sambil menceritakan semua apa yang telah mereka saksikan itu.

"Sesungguhnya telah lahir seorang bayi yang memancarkan cahaya yang teramat terang, bayi itu dikelilingi banyak malaikat yang memberikan ucapan selamat," ujar setan

Maka iblis pun berteriak dengan suara yang sangat dahsyat kerasnya, seraya berkata, "Aaaahhhhh.....!!! Telah keluar 'ayatul 'alam" dan rahmat bagi bani Adam, karena itulah kalian telah dicegah untuk naik ke langit, tempat pandangannya dan pandangan ummatnya".

Allah SWT berfirman yang artinya, "Dan Kami telah menghiasai langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya)," (QS Al Hijr: 16).

Setelah Rasulullah Saw lahir, Allah SWT memang memerintahkan para malaikat menutup tujuh pintu langit dan menjaga dari jin dab iblis sehingga mereka tidak bisa mencuri dengar perbincangan para malaikat dan berita dari langit.

Biasanya setan akan mencuri berita dari langit kemudian bersekongkol dengan dukun dan paranormal untuk menyesatkan manusia. 

Ini menunjukkan bahwa pengetahuan setan mengenai perkara gaib dan ramalan sudah tamat. Di katakan pula ketika Rasulullah dilahirkan Allah mencabut kemampuan jin dan iblis yang berbicara di dalam berhala.

Dari Ikrimah berkata, tatkala Rasulullah lahir, bumi bercahaya dan iblis berkata, "Pada malam ini ada bayi yang terlahir yang akan merusak perkaraku, bala tentaranya berkata kepadanya", bagaimana jika kami datang kepadanya dan kami buat gila, maka pada saat mereka mendekati Rasulullah, datanglah Jibril lalu mereka ditendang Jibril dan terlempar hingga jatuh di Aden".