5 Doa Dan Zikir Perlindungan Diri - Aku Islam

Post Top Ad

5 Doa Dan Zikir Perlindungan Diri

5 Doa Dan Zikir Perlindungan Diri

Share This
Advertisement
Berbagai masalah tentu akan selalu kita alami dalam hidup ini. Untuk itu, kuatkan diri dengan selalu berzikir dan berdoa kepada Allah dengan doa perisai diri.

Zikir Dengan Tasbih ( Foto @Source )
Subhanallah, dengan zikir kita akan semakin dekat dengan Allah SWT, hati akan tenang dan mendapat perlindungan-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. "Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram," (QS Al Ra'd (13): 28).

Rasulullah Saw pun menjamin dalam hadisnya, suatu hari Rasulullah Saw berkumpul bersama para sahabat. Lalu beliau bersabda, "Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu daripada berinfak dengan emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu? Serempat para sahabat berkata, 'Mau, wahai Rasulullah' Beliau pun bersabda, 'Zikir kepada Allah'," (HR At Tirmizi).

Berbagai zikir diajarkan oleh Rasulullah Saw, di antaranya adalah zikir dan doa untuk melindungi diri atau zikir perisai diri. Rasulullah Saw bersabda, "Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian," (HR Bukhari).

Berikut beberapa zikir dan doa untuk perisai diri:

TERJAGA DARI MUDHARAT

Dari Utsman bin Affan Ra mengatakan, "Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda, 'Barang siapa yang mengatakan, 'Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syaiun filardhi wa laa fissamaa-i wa huwassamii'ul 'alim (Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui)' sebanyak tiga kali, niscaya tidak akan ada sesuatu pun yang memudharatkannya," (HR Abu Daud dan Tirmizi).

TERHINDAR MUSIBAH

Dari Ibnu Umar Ra, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa yang menyaksikan orang yang terkena musibah, kemudian mengatakan, 'Alhamdulillahilladzii 'aafinii mimmab talaka bihi wa fadh-dholanii 'alaa katsiirin mimman khalaq (Segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya), 'niscaya ALlah akan menghindarkannya dari musibah tersebut sepanjang hayatnya, walau bagaimanapun keadaannya," (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).

DI TEMPAT BARU

Jika kita berada di tempat yang baru saja kita kunjungi, juga ada doanya agar terhindar dari kemudharatan tempat baru tersebut. Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan, 'A'udzu bi kalimaatillahittammaati min syarri maa khalaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya)' niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya," ( HR Tirmizi dan An Nasai).

DOA NABI YUNUS

Rasulullah SAw juga mengajarkan doa perisai diri, sebagaimana dipanjatkan oleh Nabi Yunus. Dari Sa'ad bin Abi Waqash mengatakan, "Rasulullah Saw bersabda, doa yang dipanjatkan oleh Dzun Nun (Nabi Yunus) 'alaihissalaam tatkala berada di dalam perut ikan besar adalah, 'La ilaaha illa anta subhaanaka innii kuntu minadhdhaalimiin (Ya Allah, Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang yang zalim). 'Tidaklah seorang muslim terkena musibah kemudian berdoa dengannya, melainkan Allah akan mengabulkan keinginannya," (HR Tirmizi).

DOa tersebut diabadikan dalam kisah Nabi Yunus AS di dalam Alquran Surat Ash Shoffat, "Maka sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit," (QS Shafat: 143-144).

SURAT PENDEK

Selain doa-doa tersebut, Rasulullah Saw juga menegaskan zikir dengan ayat-ayat Alquran. Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan, "Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah Saw agar beliau bersedia shalat bersama kami. 

Kami pun menemukan beliau, beliau bersabda, 'Bacalah!' Tetapi aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, 'Bacalah!' Tapi aku masih tetap diam. Kemudian beliau memerintah lagi, 'Bacalah!'

Maka aku bertanya, 'Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?' Beliau bersabda, 'Bacalah Al Ikhlas dan Mu'awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu," (HR Abu Daud, dan Tirmidzi).
Advertisement

Post Bottom Ad

Pages