Kelahiran Rasul Bertabur Cahaya

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ada beberapa mukjizat yang terjadi pada saat menjelang dan ketika Rasulullah Saw dilahirkan ke muka bumi. Salah satunya adalah cahaya suci yang mengiringi kelahiran beliau, Mukjizat itu membuktikan betapa agungnya Rasulullah Saw sebagai penutup para Nabi. Apa saja mukjizat itu?

Ilustrasi

Menurut pendapat beberapa ulama dari banyaknya hadis, disebutkan bahwa Rasulullah Saw ditetapkan lahir di kota Makkah pada Senin malam menjelang dini hari 12 Rabiul Awwal (20 April 570 M). Beliau lahir beberapa bulan setelah penyerbuan tentara gajah ke Makkah sehingga disebut Tahun Gajah ('Amul Fil).

Pada detik-detik kelahiran beliau, gema ucapan selamat berkumandang di langit dan bumi, hujan kemurahan Ilahi tercurah lebat atas semua penghuni alam ini. Padahal sesungguhnya saat itu negeri Makkah tengah kering kerontang, hewan-hewan lesu kehausan dan tumbuhan kekeringan, umat manusia dirundung kegelisahan, berendam dosa, mengumbar maksiat dan kejahatan, tiada aturan Tuhan melainkan hukum rimba.

Akan tetapi, menjelang beliau lahir, hujan kemurahan tersebut diturunkan dan lidah para Malaikat bergemuruh memuji sang Maha Pencipta. Sesaat kemudian, ketetapan Allah terlaksana, bayi Muhammad Rasulullah Saw terlahir di dunia dalam keadaan tunduk khusyuk, hormat tulus, dan sembah sujud di hadapan Allah SWT.

Banyak mukjizat yang terjadi berkenaan dengan kelahiran beliau. Antara lain bayi beliau terlahir berbaring dengan kedua tangannya mengangkat ke langit seperti seorang yang sedang berdoa. Sebagaimana kabar tentang kedatangan Imam Mahdi dan juga Nabi Isa bin Maryam, maka Siti Aminah pun mendengar sebuah seruan, "Bimbinglah ia mengelilingi bumi Timur dan Barat, supaya mereka tahu, dan dialah yang akan menghapuskan segala perkara syirik".

Pada saat datangnya suara itu, awan turun menyelimuti beliau. Sesudah itu awan tersebut hilang dari pandangan Aminah. pada malam kelahiran beliau bumi berguncang dan dilanda gempa hingga berhala-berhala yang terpancang disekitar Kakbah jatuh bergelimpangan dan hancur.

Mukjizat yang lain, sudah lazim bagi setiap wanita, ketika dirinya mau melahirkan, ia akan merasa kesakitan dan sakit perut yang tiada taranya. Tetapi, perasaan seperti ini tidak dialami oleh Aminah sewaktu melahirkan Rasulullah. Ia merasa biasa-biasa saja, bahkan perasaannya lebih tenteram.

BERHALA JATUH

Bahkan, ketika Siti Aminah mengandung, Malaikat mengatakan melalui mimpi bahwa ia mengandung seorang nabi dan junjungan seluruh umat manusia. Ketika Nur Muhammad masuk ke dalam rahim Aminah, Allah SWT memerintahkan malaikat membuka pintu surga Firdaus dan memberi tahu semua penghuni langit dan bumi tentang berita kelahiran sang Nabi. Rasulullah Saw lahir ke muka bumi sudah dalam keadaan terkhitan.

Siti Aminah menyaksikan nur atau cahaya keluar dari tubuhnya bersinar sampai ke istana Bursa di Syria. Cahaya itu terlihat seolah-olah anak panah dan pelangi yang dapat terlihat dari kota-kota yang jauh. Bahkan, ada yang berpendapat cahaya tersebut menerangi seluruh dunia.

Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dari Fatimah Ats Tsaqafiyyah bahwa ia menyaksikan sendiri detik-detik kelahiran Nabi Muhammad Saw. "Ketika itu aku melihat cahaya yang amat terang menyinasi seisi rumah tempat beliau dilahirkan. Selain itu aku pun melihat beberapa bintang bersinar turun mendekat hingga aku merasa seolah-olah bintang-bintang itu hendak mematuhi diriku".

Sementara itu kakek beliau, Abdul Muthalib, mendengar dan melihat berhala berjatuhan dari tempatnya dan bersujud kepada Allah. Kakek Rasulullah tersebut juga mendengar suara dari dinding Kakbah, "Telah lahir Nabi pilihan yang akan membinasakan orang kafir dan menyucikan-Ku dari berhala-hala ini dan akan memerintahkan penyembahan kepada Yang Maha Mengetahui".

Sementara itu di banyak tempat mengalami musibah, semenanjung atau daratan sempit yang dianggap suci orang Persia tenggelam ke dalam tanah. Sedangkan di Romawi, istana Kisra terguncang dan retak 14 tiang, disusul padamnya api sesembahannya dan gereja-gereja runtuh. Hingga saat itu pemuka agama Yahudi mengetahui bahwa telah terlahir nabi akhir zaman.