Rasul Juga Senang Berdoa

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Siapa yang senang berdoa? Sebagai anak muslim sudah seharusnya kita senang berdoa. Jangankan kita, Rasul pun juga senang berdoa. Dengan berdoa, maka kita akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT.

Jumat pagi yang hangat, Rasulullah kembali menyiapkan pasukan dalam barisan. Setelah itu, Rasulullah kembali ke tempat berteduhnya. Sebelum perang dimulai, beliau berdoa kepada Allah. Beliau menengadahkan tangand an terus memohon bantuan kepada Allah.

Beliau begitu khusyuk sehingga tidak terasa jubah di punggungnya jatuh ke tanah.

Ilustrasi Rasulullah ( Foto @Source )

Kemudian sahabat Rasulullah yang berada di sebelah beliau, meletakkan kembali jubah di punggung beliau sambil berkata, "Ya Rasulullah, kurasa doamu kepada Allah sudah cukup. Dia pasti akan memenuhi janji-Nya kepadamu."

Tapi, Rasulullah masih melanjutkan doanya sampai beliau tertidur. Sesaat kemudian beliau terbangun, senyum menghiasi wajahnya. Rasulullah lalu memanggil sahabat Abu Bakar.

"Berita baik, wahai Abu Bakar! Dukungan dari Allah sudah tiba!" kata Rasulullah

DOA DIKABULKAN

Mendengar kabar baik itu, mata Abu Bakar berbinar bahagia. Sebelum perang dimulai, beberapa tentara musuh ingin minum dari air sumur di sisi lembah yang dikuasai tentara muslim. Tentara muslim mengira mereka akan berbuat jahat dan membahayakan Rasulullah.

Lalu, apa yang dilakukan oleh Rasulullah karena kelembutan hatinya, beliau mengizinkan tentara musuh untuk minum di sumur tersebut. "Biarkan mereka minum," begitu kata Rasulullah.

Setelah minum, tentara musuh kembali ke tempatnya. Tiba-tiba angin sejuk berembus. Angin itu menandakan bahwa dukungan Allah SWT sudah tiba. Tentara muslim merasakan ketenangan dan keberanian. Tapi sebaliknya, tentara musuh malah merasa ketakutan dan merasakan keputusasaan.

Beberapa jam kemudian perang pun dimulai. Panglima tentara musuh mengirimkan ratusan tentara untuk menyerbu tentara muslim. Namun, Malaikat Jibril datang dengan tiga ribu malaikat lain untuk bergabung dengan tentara muslim. Ali dan Hamzah berada di depan saling bahu membahu dalam perang.

Tiba-tiba tentara musuh terdesak dan kehilangan semangat tempur. Dalam pertempuran, mereka melihat Abu Jahal jatuh ke tanah dan merintih. Abu Jahal akhirnya telah tewas dan tentara musuh sudah kehilangan pemimpinnya.

Para tentara musuh ketakutan dan berlari meninggalkan padang Badar. Mereka tidak mempedulikan teman-temannya yang terluka. Mereka juga meninggalkan barang-barang bawaannya.

KASIH SAYANG RASUL

Beberapa diantara tentara musuh itu berhasil ditangkap dan menjadi tawanan perang. Tapi, Rasulullah Saw yang penuh cinta dan kasih menyuruh tentaranya untuk melepaskan tali yang mengikat tangan dari tawanan itu.

Dan inilah yang dikatakan Rasulullah. "Lepaskan ikatan para tawanan itu. Meskipun mereka itu tawanan, mereka juga manusia. Mereka harus tetap diperlakukan seperti semua manusia," katanya penuh dengan kasih sayang.

Kemenangan Rasullullah ini tidak lepas dari pertolongan Allah. Keberhasilan dan kemenangan ini terus diceritakan dengan penuh kegembiraan selama berabad-abad.