Pesan Nabi Mendidik Anak Perempuan

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Akhir-akhir ini kita prihatin dengan maraknya pamer hubungan sesama jenis di sosial media. Padahal dalam agama kita hal itu jelas-jelas tidak dapat dibenarkan. Berikut pesan dan akhlak Baginda Rasul Saw mendidik anak perempuan dengan baik.

Sungguh kita sebagai keluarga muslim sangat prihatin dengan semakin terang benderangnya praktik penyimpangan kecenderungan seksual anak-anak kita yang sedang ramai di media massa. 

Anak Perempuan ( Foto @U-Report )

Maka kewajiban kita sebagai orang tua untuk mengembalikan mereka ke jalan hubungan yang sesuai aturan agama kita. Mari kita mencontoh cara Rasulullah mendidik anak-anak perempuannya.

AJARKAN AGAMA

Bekal yang paling berharga bagi anak-anak, adalah agama. Menanamkan agama kepada anak-anak tentu saja harus bertahap. Pada tahap awal, saat anak-anak mulai mengerti pembicaraan, kita bisa mengenalkan mereka menunjuk ke langit sambil kita katakan bahwa itulah ciptaan "Allah."

Ketika anak kita dapat berbicara, marilah kita tuntun mengucapkan kalimat tauhid, "Laa Ilaaha Illallah." Selanjutnya, ketika anak kita sudah beranjak usia satu setengah tahun, ketika mereka mulai belajar bicara, kita tuntunkan mereka untuk mengucapkan "basmalah" sebelum makan dan minum.

Rasulullah Saw mengajarkan "basmalah" kepada 'Umar bin Abi Salamah yang berada dalam asuhan beliau, "Nak, ucapkan 'bismillah.' Makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang dekat denganmu!" (HR Al Bukhari dan Muslim).

IMAN, ISLAM, DAN IHSAN

Pendidikan pun berlanjut, ketika mereka mulai bisa memahami, kita ajari mereka rukun Islam, rukun iman, dan rukun ihsan. Kita ajari dan kita biasakan mereka untuk berwudu dan shalat. Pukullah mereka jika meninggalkan shalat pada usia sepuluh tahun.

Pada usia tujuh tahun, kita mulai memisahkan tempat tidur antara anak laki-laki dan anak perempuan. Begitulah pesan Rasulullah Saw, "Perintahlah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka jika enggan melakukannya pada usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka," (HR Ahmad).

Inilah fase menanamkan nilai disiplin dan tanggungjawab kepada anak-anak. Tapi ingat, memukulnya bukanlah untuk menyiksa, cuma sekedar untuk mengingatkan. Maka jangan dipukul bagian muka atau anggota tubuh yang menyakitkan.

MENGENAL DIRI

Islam telah memberikan tuntunan agar masing-masing anak baik laki-laki dan perempuan tetap dalam fitrah yang telah ada tetap. Untuk itu pola asuh orang tua memiliki peran yang besar dalam memperkuat identitas anak sebagai laki-laki atau perempuan.

"Dari Ibnu Abbas ra berkata, 'Rasulullah Saw melaknat laki-laki yang berlagak wanita, dan wanita yang berlagak meniru laki-laki. Dalam riwayat yang lain, "Rasulullah Saw melaknat laki-laki yang meniru wanita dan wanita yang meniru laki-laki." (HR Bukhari).

BATAS PERGAULAN

Selain telah memberikan aturan bagaimana bergaul dengan lawan jenis, Islam juga memberikan aturan hubungan sejenis. Terkait masalah ini, Rasulullah Saw bersabda, "Janganlah seseorang laki-laki melihat aurat laki-laki, jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki dalam satu selimut, begitu juga janganlah perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut," (HR Muslim).