Tuntunan Sujud Syukur

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Dalam hidup ini, Allah selalu melimpahkan nikmat dan rahmat-Nya. Saat menerima kenikmatan, baik yang berupa limpahan harta, kesehatan, diselamatkan dari musibah maupun kebahagiaan lainnya, kita dianjurkan untuk memperbanyak syukur atas limpahan karunia tersebut.

Sebagaimana ditegaskan dalam Alquran, yang artinya, "Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambahnya. Tetapi, jika kamu mengingkarinya sesungguhnya azab-Ku sangat pedih," (QS Al-Ibrahim : 7).

Ilustrasi Sujud Syukur ( Foto @alamiry.net )

Wujud dari rasa syukur tersebut bisa dilakukan dengan banyak hal. Rasulullah saat menerima nikmat atau karunia Allah selalu mengucapkan hamdalah. Kemudian disusul dengan melakukan sujud syukur.

BUKTI SYUKUR

Tentu kita sudah tahu sujud syukur adalah sujud yang dilakukan sebagai rasa syukur atas nikmat yang diturunkan Allah atau tercegahnya sesuatu yang tidak diinginkan. Imam Syaukani menjelaskan, nikmat adalah nikmat yang baru datang yang suatu ketika seorang tidak menjumpainya.

Karena itu Nabi tidak melakukan sujud syukur kecuali atas nikmat yang baru datang yang sebelumnya tidak di jumpainya, padahal nikmat Allah terus menerus meliputi dilimpahkan kepada Nabi setiap saat.

SUNAH RASUL

Para ulama bersepakat bahwa sujud syukur hukumnya tidak wajib, namun mereka berbeda pendapai mengenai apakah sunah atau tidak. Pendapat yang kuat mengatakan hukum sujud syukur adalah sunah. Seperti Imam Syafi'i, dalam Al-Umm 1.134, Imam Ahmad dalam Al-Inshaf 2/200, Imam Malik dalam Al-Majmu 4/70 dan Imam Hanafi dalam Fathu Al-Mu'in 'Al Syarh Al-Kanzi 1/299.

Pendapat mereka didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Bakar, "Bahwasanya Nabi, apabila datang padanya suatu perkara yang menyenangkan, beliau langsung bersungkur sujud," HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu majah.

Serta beberapa hadis lain berikut ini: "Bahwasanya Ali menulis (mengirim surat) kepada Nabi, mengabarkan tentang masuk Islamnya Hamdan. Ketika membacanya, beliau tersungkur sujud kemudian mengangkat kepalanya seraya berkata, "Keselamatan atas Hamdan, keselamatan atas Hamdan." (HR Baihaqi dan Bukhari).

"Rasulullah bersabda, "Jibril datang kepadaku dan memberi kabar gembira seraya berkata, "Sesungguhnya Rabmu berkata kepadamu, "Barangsiapa membaca salawat kepadamu, Aku akan memberi salawat kepadanya. Dan barangsiapa memberi salam kepadamu, Aku akan memberi salam kepadanya". Maka aku sujud kepada-Nya karena rasa syukur," (HR Ahmad, Hakim, dan Baihaqi).

CARA SUJUD

Untuk melaksanakan sujud syukur tidak rumit. Agar tidak kesulitan, berikut tuntunan para ulama :

  • Tanpa Takbir. Untuk melakukan sujud syukur, berbeda dari sujud pada salat. Pertama, tidak disyariatkan bertakbir dalam sujud syukur. Kmeudian, tidak ada tasyahud serta tidak ada salam.
  • Ucapan Syukur. Tidak ada doa khusus untuk sujud syukur dari Rasulullah. Tapi Imam Syaukani menjelaskan bahwa bagi yang melakukan sujud syukur selayaknya memperbanyak syukur kepada Allah karena maksud sujud ini adalah syukur kepada Allah yang telah memberinya nikmat. Dalam sujud yang dilakukan lebih banyak memuliakan Allah dan mengucapkan syukur atas pertolongan atau nikmat yang diberikan tersebut.
  • Tak Harus Suci. Sementara dalam melakukan sujud syukur, tidak disyareatkan untuk melakukannya dalam kondisi suci. Karena waktu yang paling tepat melakukannya adalah saat setelah menerima nikmat atau terbebas dari pertolongan tersebut. Hal ini tentunya tidak bergantung pada tempat atau kondisi. Di manapun kita menerima nikmat atau pertolongan, maka saat itulah sujud syukur dilakukan.