Mengantarkan Hidayah Untuk Penduduk Makkah

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Segala rencana jahat Umair bin wahab selalu diketahui dan terbongkar oleh Rasulullah, hati Umair bin Wahab pun bergetar. Saat itulah Allah menurunkan hidayah. Umair pun akhirnya masuk Islam dan diterima dengan baik oleh Nabi dan sahabatnya.

Ilustrasi

Setelah membaca dua kalimat syahadat, Umair menunjukkan kesungguhan dalam memeluk Islam. Dengand ibantu oleh para sahabat nabi, Umair terus mendalami agamanya, menghafal kalam Allah yang bisa dia hafal. Sehingga, pada saat yang dia rasa tepat, Umair pun menghadap Rasulullah.

"Ya Rasulullah, aku telah melewati suatu zaman, selama itu aku selalu berusaha untuk memadamkan cahaya Allah, kerap menimpakan gangguan keras terhadap orang-orang yang masuk ke dalam agama Allah, aku ingin engkau berkenan memberi izin kepadaku untuk pergi ke Makkah untuk mengajak orang Quraisy kepada Allah dan Rasul-Nya, jika mereka menerimanya dariku, maka apa yang mereka lakukan adalah sebaik-baik perbuatan, namun jika mereka berpaling, maka aku akan melakukan terhadap mereka seperti dulu aku melakukan terhadap orang-orang yang masuk Islam," ujar Umair saat memohon izin kepada Rasulullah.

Melihat kesungguhan Umair bin Wahab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengizinkan. Setelah mendapatkan restu Rasulullah, maka Umair pun mempersiapkan diri menuju kota kelahirannya, yaitu Makkah. Setelah menempuh perjalanan beberapa hari, sampailah Umair di Makkah. Tujuan pertamanya adalah kerumah Shafwan, pria yang telah menjadi patner-nya dalam usaha membunuh Rasulullah.

KEMBALI KE MAKKAH

Setelah bertemu Shafwan, Umair pun memulai dakwahnya. "Wahai Shafwan, sesungguhnya kamu adalah salah seorang pembesar Makkah, salahs eorang Quraisy yang berakal, apakah menurutmu apa yang kalian yakini selama ini, yaitu menyembah batu dan menyembelih untuknya benar dalam akal sehingga ia patut dijadikan sebagai agama? Aku telah bersaksi bahwa tiada Ilah yang haq selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah," ujarnya dalam mengajak Shafwan mengimani Allah dan Rasul-Nya.

Meskipun ajakannya kepada Shafwan tidak membawa hasil, namun Umair tidak patah semangat untuk selalu berdakwah kepada kaum Quraisy lainnya. Sehingga, begitu banyak penduduk Makkah yang akhirnya mendapatkan hidayah dan masuk Islam. Dakwah Umair, tergolong dakwah yang berhasil.

MEYAKINKAN SHAFWAN

Kegigihan Umair juga terlihat saat pembukaan Kota Makkah (fathul Makkah). Saat itu Rasulullah bersama 10 ribu tentara memasuki Kota Makkah hendak mengembalikan kota Makkah sebagai kota yang beriman. Saat memasuki Makkah, Rasulullah memberikan pengumuman ada 10 orang yang darahnya halal untuk ditumpahkan, salah satunya Shafwan bin Umayyah. Mendengar itu, Shafwan ketakutan dan hendak melarikan diri.

Namun, keberadaannya diketahui oleh Umair, dengan pantang menyerah, Umair meyakinkan Shafwan agar memeluk Islam. Ternyata perjuangan Umair ini membawa hasil, meskipun dia harus bolak-balik Jedah-Makkah untuk meminta perlindungan Rasulullah untuk Shafwan dan meyakinkan Shafwan. Kerja kerasnya semata di dasari keinginan agar Shafwan mendapatkan hidayah dan menjadi lebih baik seperti dirinya untuk memperjuangkan Islam.

Umair pun berhasil meyakinkan pemuda Quraisy ini, dengan membawa surban Rasulullah sebagai simbol perlindungan untuk Shafwan jika masuk Islam. Setelah masuk Islam, seluruh hidupnya didedikasikan untuk perjuangan Islam. Semoga Allah memberikan pahala yang besar kepada Umair bin Wahab dan meliputi kuburnya dengan cahaya.