Suka Tinggalkan Shalat, Disiksa Malaikat Kubur

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Kondisi tubuh Fatih benar-benar memprihatinkan. Pemuda yang selama hidupnya selalu meninggalkan kewajiban shalat itu akhirnya meninggal. Ia pun mendapatkan kenyataan pahit di alam kuburnya. Tubuhnya dicabik-cabik oleh malaikat dengan siksaan yang sangat pedih. Berikut kisahnya.

Ilustrasi

Setiap orang akan mengalami kehidupan di alam kubur sebab alam kehidupan di alam kubur adalah nyata. Hanya saja mereka (ahli kubur) berada di alam yang berbeda dengan mereka yang masih hidup di dunia. Bukti adanya kehidupan di alam kubur tersebut sudah diterangkan oleh banyak riwayat.

Salah satunya adalah riwayat dari Umar bin Abdul Aziz Ra. Pada masa pemerintahannya, Khalifah Umar bin Abdul Azis mendapatkan seorang pemuda yang mati. Pemuda itu tidak lain adalah orang yang selama hidupnya selalu meninggalkan shalat. Akibatnya, saat ia dimasukkan ke dalam kubur, jasadnya dicabik - cabik oleh malaikat.

Pemuda itu bernama Fatih. Sebelum dikuburkan, Umar bin Abdul Azis turut mengurus jenazah pemuda itu, mulai sejak memandikan, mengkafani, menyalati, hingga mengantarkan ke tempat kuburan umum, dimana pemuda itu dimakamkan. Beberapa saat kemudian, pemakaman itu pun selesai dilakukan dan semua orang pulang ke rumahnya masing-masing, tidak terkecuali Umar bin Abdul Azis.

SUARA ANEH

Setelah beberapa langkah meninggalkan makam, tiba-tiba Umar mendengar suara yang datang dari makam baru tersebut. Hal itu membuat Umar bertanya-tanya, hingga akhirnya ia menduga suara itu adalah suara malaikat yang bertugas di alam kubur. Dengan rasa penasaran, Umar terus memperhatikan suara itu.

"Wahai Umar bin Abdul Aziz, maukah aku beritahu apa yang akan kuperbuat dengan orang yang engkau cintai ini?" kata suara itu.

"Tentu, ceritakanlah kepadaku," jawab Umar penasaran.

"Aku bakar kain kafannya, kurobek badannya, dan kusedot darahnya, serta kukunyah dagingnya. Maukah kau kuberitahu apa yang akan aku perbuat dengan anggota badannya?" ujar suara dari dalam kubur itu dengan agak keras.

Mendapat jawaban dari suara itu, Umar heran dan kemudian bertanya, "Lalu, apa yang terjadi dengan anggota badannya?" tanya Umar lagi.

"Aku cabut dagingnya satu per satu dari telapak tangannya, lalu dari tangan ke lengan dan dari lengan menuju pundak. Kucabut pula lutut dari pahanya. Lalu paha dari lututnya. Kucabut pula lutut itu dari betis. Dari betis menuju telapak kaki," kata suara itu menyeramkan.

"Ceritakanlah kepadaku, apa yang dilakukan jenazah itu di dunia sehingga ia mendapatkan siksa kubur seperti itu?" kata Umar.

MUNKAR & NAKIR

"Ketahuilah, umur di dunia hanya sedikit. Kemuliaan di dalamnya adalah kehinaan. Pemuda ini larut dalam kenikmatan dunia yang semu sehingga melupakan Allah SWT. Pemuda ini lalai dengan shalat," ujar suara yang diduga dari Malaikat Munkar dan Nakir itu.

Setelah mendapatkan kabar itu, Umar bin Abdul Azis menangis. ia banyak merenung dan menghimbau orang-orang yang masih hidup untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT, diantaranya adalah dengan melaksanakan shalat, puasa dan sebagainya. Ia juga semakin giat mengingatkan kepada umat Islam tentang hakikat kesenangan dunia yang terkadang menipu.

"Celakalah jenazah yang tertipu oleh dunia, di dalam kubur tidak ada perbedaan siang dan malam, tertutup kesempatan beramal serta mereka berpisah dengan kekasih dan keluarga, istri-istrinya dinikahi oleh orang lain. Anak-anaknya bebas bermain. Kerabatnya sibuk membagi-bagi rumah dan harta peninggalannya. Karena itu tingkatkanlah ibadah kepada Allah SWT," kata Umar kepada mereka.