Suami Selingkuh, Apakah Bisa Di Akhirat Nanti Bertemu Dengannya?

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Suami saya berselingkuh dengan rekan kerjanya. Saya sudah mengetahui hal itu dan bahkan saya pernah menegurnya akan tetapi tidak berhasil.

Ilustrasi

Usai ditegur Suami saya justru berniat mau menikahinya, akan tetapi saya tidak mau berpisah demi keluarga.

  1. Apakah saya berdosa mengetahui perselingkuhan dan menolak "ajakan" suami? Dan amalan apa untuk bisa memberikan ketenangan di hati. Saya selalu mohon petunjuk-Nya dengan melaksanakan shalat malam.
  2. Seandainya saya berpisah dan tidak menikah lagi, apakah masih bisa dipertemu-kan dengan suami di akhirat nanti?
"Pertanyaan Dari Sahabat AkuIslam.Id  Dari Bekasi"

Di Akhirat nanti seorang wanita shalehah bisa memilih suami yang seperti apa saja. Jadi kalau Anda sudah disakiti seperti itu, Anda tinggal memilih : memaafkan dia atau minta cerai. Tapi kan Anda tidak mau pisah?

Nah, kalau Anda tidak mau pisah, Anda harus berbaik-baik kembali, tetap melayani suami. Kalau tidak, Anda yang malah berdosa. Itu rujukannya di surat 42 ayat 40, bahwa 'Kedzaliman bisa dibalas dengan kedzaliman seimbang.' Jadi kalau Anda tidak mau dikhianati, Anda boleh minta cerai. 

Tapi barang siapa memaafkan dan berdamai (artinya setelah Anda memaafkan suami Anda) Anda harus berbaik-baik pada suami dan menerima dia kembali, melupakan perempuan itu. 

Nah... jaminannya adalah surga untuk orang yang memaafkan. Di surga nanti Anda bisa memilih suami yang macam apa saja, dan pastinya akan Anda dapatkan.

Sabar saja, tunggu istana di surga saja. Untuk menenangkan hati, banyak baca doa syukur. Lihat surat An-Naml ayat 19 yang berbunyi : Sulaiman tersenyum (mendengar) ucapan semua itu seraya ia berdoa, "Wahai Tuhanku! berilah aku ilham untuk mensyukuri ni'mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku. dan (beri pulalah aku ilham untuk) beramal shaleh yang Engkau ridhai, dan masukanlah aku dengan rahmat-Mu kedalam golongan hamba-hamba Engkau yang shaleh." Baca berulang-ulang setiap selesai shalat. Insya Allah akan tenang.