Shalawat Penghapus Dosa

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Tak heran bila Allah SWT menghadiahkan sepuluh ampunan dosa karena begitu agungnya kedudukan Rasulullah Saw. Bahkan menambah sepuluh pahala bagi hamba-Nya yang senantiasa bershalawat untuk beliau.

Ilustrasi

Pada masa keberadaan Rasulullah Saw, ada beberapa sahabat yang tidak pernah jauh dari-Nya. Mereka biasa melayani beliau, mengurus kebutuhannya, dan jika dipanggil akan langsung menemui beliau. Suatu ketika, salah satu sahabatnya yang bernama Abdurrahman bin Auf Ra menemui Rasulullah Saw yang berada di kebun belakang rumah. Abdurrahman menunggu Rasulullah Saw yang sedang menjalankan shalat dengan berdiri di sebelah beliau.

Namun, kala itu Rasulullah Saw bersujud sangat lama, sampai-sampai Abdurrahman merasa khawatir. Ia mulai gemetaran, mengira Rasulullah Saw meninggal. Tanpa sadar air matanya pun mulai mengalir. Saat Abdurrahman bersedih, tiba-tiba Rasulullah Saw, bangkit dari sujudnya. 

Seketika itu Abdurrahman menghelai napas lega dan segera menghapus air matanya. Saat Rasulullah mengetahui kejadian tersebut, beliau pun bertanya, "Mengapa Engkau Menangis?" Abdurrahman menjawab, "Ya Rasulullah, kau bersujud begitu lama hingga aku mengira kau meninggal. Aku menangis karena mengira tak dapat bertemu denganmu lagi."

BERPAHALA

Rasulullah Saw tersenyum saat mendengar cerita Abdurrahman. Beliau menjelaskan apa yang sudah terjadi. Ternyata Malaikat Jibril menghampiri Rasulullah Saw di saat sujud dan berkata, "Wahai Muhammad, aku akan menyampaikan berita gembira kepadamu. Allah SWT berpesan, siapa pun yang bershalawat untuk Rasul-Ku, Aku akan mengirimkan salam-Ku untuknya. Aku juga akan memuji siapa pun yang memujinya sebagai balasan atas tiap-tiap salawat yang diucapkannya. Dan aku akan mengampuni sepuluh dosa yang sudah diperbuatnya. Bahkan Aku akan menambahkan sepuluh pahala."

Shalawat yang dimaksud Malaikat Jibril adalah "Alaihis shalatus wassalam: atau "Shallallahu ala Muhammad." Artinya, Allah menghendaki semua orang mengucapkan "Alaihis shalatus wassalam" setiap kali nama Muhammad disebut. "ITulah sebabnya, ketika mendengar berita gembira itu, aku memanjangkan sujudku untuk bersyukur kepada Allah Yang Mahakuasa," jelas beliau.

Abdurrahman sangat bahagia karena merasakan dua kegembiraan sekaligus. Yang pertama, Rasulullah Saw tidak meninggal. Yang kedua, seperti halnya semua muslim, mendapatkan berita gembira tentang kesempatan untuk mendapatkan ampunan Allah SWT. Dengan gembira, ia pun berulang-ulang mengucapkan shalawat, "Allahumma shalli ala Muhammad."

BERSIH DAN RAPI

Selain bershalawat atas Rasulullah Saw, segala perilaku arif dan sunah yang diperbuatnya patut dicontoh. Salah satunya menjaga kebersihan dan berpenampilan rapi di setiap kesempatan. Rasulullah Saw seorang yang murah senyum. Saat beliau tersenyum, gigi beliau terlihat indah dan seputih salju serta berkilau. Ternyata, beliau termasuk orang yang rajing menggosok giginya dengan menggunakan miswak. Miswak adalah ranting suatu pohon khusus yang ada di Arab yang kala itu digunakan seperti sikat gigi. Miswak ini lembut dan getahnya menyehatkan.

Rasulullah Saw tak segan-segan menegur para sahabatnya yang melalaikan kebersihan dan kerapian. Suatu ketika, Rasulullah Saw ditemui laki-laki yang berpenampilan tidak rapi. Orang tersebut juga menggunakan wewangian aneh yang menyengat. Wewangian tersebut ternyata meninggalkan noda pada pakaiannya.

Ternyata Rasulullah Saw tak menyukai hal tersebut. Beliau meminta tolong kepada salah satu sahabatnya untuk mengingatkan secara halus dan tidak ada siapa-siapa supaya tidak menyakiti hatinya. Hal tersebut dapat menjadi pelajaran bagi siapa saja yang saat itu berada di sana. Mulai saat itu orang-orang lebih berhati-hati menjaga kebersihan dan kerapian. Karena kebersihan sebagian dari Iman.