Mengalahkan Jin, Sampai Memindah Singgasana Sebelum Sekedip Mata

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Jin Ifrid akhirnya tertunduk malu, setelah dirinya sadar bahwa kekuatannya ternyata masih dikalahkan pemuda bernama Ashif bin Barkhiyah. Ashif mampu memindah singasana sebelum mata berkedip. Berikut kisahnya.

Ilustrasi ( Foto @AkuIslam.Id )

Sekuat-kuatnya jin, tidak akan pernah mengalahkan kekuatan manusia yang diciptakan sebagai makhluk yang paling mulia di muka bumi. Karena itu, sangat tidak layak lagi seseorang yang masih meminta pertolongan pada jin. Berdoa dan memintalah kepada Allah SWT.

Itulah hikmah dari kisah yang terjadi pada masa Nabi Sulaiman yang tertera dalam kitab Ihya' Ulumuddin, karangan Imam Al Ghazali. Dalam kitab tersebut, digambarkan tentang kekalahan raja jin terhadap manusia yang mendapatkan karomah dari Allah. Manusia tersebut bernama Ashif bin Barkhiyah, yang tak lain adalah sepupu Nabi Sulaiman As.

MENGALAHKAN JIN

Dijelaskan dalam kitab itu, pada mulanya, Ashif adalah seorang pemboros dan sering melakukan maksiat. Namun, akhirnya ia bertobat setelah Nabi Sulaiman menyampaikan wahyu Allah kepadanya. Ia berjalan menuju sebuah bukti, lalu menengadahkan kepala ke langit dan berdoa.

"Tuhanku, Junjunganku, Engkau ya Engkau, aku ya aku, bagaimana aku akan bertobat sedangkan Engkau tidak menerima tobatku? Bagaimana aku akan minta perlindungan dari dosa sedangkan Engkau tidak menjagaku? Aku pasti kembali," kata Ashif dengan niat bertobat yang sungguh-sungguh.

Menurut sebuah riwayat, seiring dengan perjalanan waktu, Ashif diangkat sebagai juru tulis Nabi Sulaiman As. Ia juga termasuk salah seorang yang diberikan karomah oleh Allah SWT sehingga memiliki kekuatan yang luar biasa. Kekuatan itu bahkan mengalahkan raja jin yang bernama Ifrid.

Suatu ketika Nabi Sulaiman menginginkan untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis. Ia pun mengumpulkan pengikutnya dari kalangan manusia dan jin. Kepada mereka, Nabi Sulaiman pun menjelaskan maksud dan keinginannya untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis itu di Yaman ke Baitulmaqdis di Palestina. Ia pun menanyakan siapa di antara mereka yang mampu melakukannya.

"Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sangguo membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri' kata Sulaiman.

"Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat di percaya," kata Ifrid dari golongan jin.

"Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip." kata seorang yang berilmu, yang tak lain adalah Ashif.

MEMINDAH SINGGASANA

Akhirnya, Nabi Sulaiman pun memilih Ashif sebagai orang yang berilmu untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis itu dalam waktu yang sangat singkat, bahkan lebih cepat dari kedipan mata.

Untuk memulai aksinya itu, Ashif berwudu kemudian melakukan shalat sunah 2 rakaat. Setelah itu dia berkata kepada Nabi Sulaiman, "Wahai Nabiyullah, arahkan pandanganmu ke arah yang jauh!"

Nabi Sulaiman As pun mengarahkan pandangannya ke arah Yaman. Setelah itu Ashif berdoa memohon bantuan Allah SWT, maka tiba - tiba singgasana Ratu Bilqis yang berada di Yaman muncul di hadapan Nabi Sulaiman dan ketika beliau melihat hal itu, Nabi Sulaiman berkata, 

"Ini termausk karunia Tuhanku untuk mengujiku."

Melihat kenyataan itu, jin Ifrid yang mulanya terkenal kuat dan sakit akhirnya tertunduk malu. Di luar dugaan, ternyata masih ada makhluk yang melebihi kesaktian dirinya.