Berkat Hal Inilah Bisnis Makin Melejit !

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Apa yang dialami oleh Jody Brotosuseno dan Siti Hariyani memberikan banyak sekali pelajaran. Betapa tidak, dengan berikhitiar dan juga sedekah bisnis yang mereka jalani berhasil dan mereka pun berhasil menjadi penguasaha sukses. Bisnisnya melejit hingga kini memiliki sekitar 40 outlet. Berikut kisahnya...

Jody Dan Aniek ( Foto @U-Report )

Sedekah dapat mendatangkan rezeki yang tak terduga. Demikian yang diyakini oleh pasangan suami istri, Jody Brotosuseno dan Siti Hariyani atau yang akrab dipanggil Jody dan Aniek asal Yogyakarta. Bahkan buah dari sedekahnya kini berdiri bisnis kuliner Waroeng Steak & Shake yang telah memiliki sekitar 300 karyawan.

Sukses di Yogya tak membuat Aniek puas. Seiring berkembngnya Waroeng Streak & Shake di Yogya, ibu dua anak itu memperluas jangkauannya ke beberapa kota besar seperti Surabaya, Malang, Semarang, Bandung dan bahkan Jakarta. Di kota - kota besar itu pun tampaknya keberuntungan masih berpihak kepadanya. Ini bisa dilihat dari jumlah gerainya yang terus membiak hingga kini.

"Setiap minggu terakhir, kami selalu keliling beberapa kota untuk melihat - lihat tempat yang tepat untuk buka outlet," imbuh Aniek sumringah.

SEDEKAH USAHA

Sebelum menggeluti bisnis pengisi perut tersebut, mereka sempat menekuni berbagai bisnis kecil - kecilan, antara lain menjual roti bakar, susu kedelai, serta memproduksi kaus partai menjelang pemilu. Dari bisnis kaus itu, mereka sempat membeli motor. Motor itu kemudian dijual lagi tahun 2001 buat modal membuka Waroeng Steak & Shake.

Hasil jual motor itu, dikatakan Jody, cuma cukup buat membayar kontrakan dan membeli beberapa peralatan warung (10 hotplate, gelas dan selusin piring). Sementara itu, meja yang disiapkan hanya lima set. "Kami membeli peralatan tambahan setelah usaha berjalan lancar," tutur bungsu dari delapan bersaudara itu.

Akibat aktivitas bisnis ini, Aniek terpaksa meninggalkan bangku kuliahnya di Jurusan Komunikasi Universitas Negeri Solo. Jody, sang suami, juga meninggalkan kuliahnya di Jurusan Arsitektur Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.

Meski telah menjelma menjadi raja streak, Jody dan Aniek mengaku kesuksesan mereka tidaklah datang begitu saja. Jody mengaku kunci kesuksesannya selain ikhtiar berbisnis adalah Sedekah, shalat Dhuha, dan shalat Tahajud. Untuk urusan sedekah, Jody terbilang cukup ekstrem. Bukan hanya sedekah uang saja, ia pernah menyedekahkan usahanya untuk karyawannya.

"Mungkin saat itu saya berpikir biar karyawan saya saja yang meneruskan usaha saya waktu itu". katanya

SPIRITUAL COMPANY

Yang menarik lagi dari Jody adalah dia menerapkan konsep spiritual company dalam menjalankan bisnisnya. Prinsip dia adalah berdagang sekaligus berdakwah mencontoh seperti apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, ungkapnya.

Dengan jiwa sosial dan religiusnya yang tinggi, Jody membuat Rumah Tahfidz, yaitu pesantren untuk penghafal Alquran dan saat ini telah memiliki enam Rumah Tahfidz dengan ratusan santri dan menampung para kaum dhuafa.

Jody pun menyisihkan penghasilan yang diperoleh dari usahanya untuk menghidupi Rumah Tahfidz ini. Dia selalu menekankan untuk menjadikan sedekah adalah hal yang paling penting dalam bisnis. Terbukti sedekah yang dia lakukan bukan membuat usahanya, tetapi malah menjadikan semakin berkah. Warungnya pun makin ramai dikunjungi dan dia bisa memberikan sedekah yang lebih besar lagi.

Prinsip ini akhirnya diterapkan oleh para karyawannya yang juga beramai - ramai untuk bersedekah dari penghasilan mereka.

Keberhasilan dari spiritual company ini akhirnya menjadikan pasangan ini menjadi salah satu pengusaha sukses di bidang kuliner.