Tuntunan Teknis Shalat Tarawih

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Ibadah shalat malam yang populer di bulan Ramadan adalah sahalat Tarawih dan shalat Witir. Anda bisa memilih bilangan, delapan rakaat dan dua puluh rakaat ditambah tiga rakaat shalat Witir.

Ilustrasi Shalat Tarawih ( Foto @Ilmu Islam )

Salah satu ibadah favorit Rasulullah Saw di malam bulan Ramadan adalah shalat Tarawih plus shalat Witir. Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa menghidupkan malam Ramadan dengan penuh keimanan dan harapan mendapatkan ridha Allah SWT semata, niscaya Allah akan mengampuni dosa - dosanya yang telah lampau," (HR Muslim).

Sebelum terlambat, mari kita tingkatkan kualitas Tarawih dan ibadah kita. Berikut tuntunan teknisnya :

DI AWAL WAKTU

Mari kita menata hati dan niat berangkat ke masjid atau musala untuk shalat Tarawih menjelang azan shalat Isya agar bisa berangkat di awal waktu. Pastikan buka puasa Anda tidak berlebihan. Jika berlebihan, bisa - bisa malas ke masjid atau terlambat shalat Isya.

IKUT IMAM

Bimbingan salat Tarawih ini tentu bukan untuk imam karena imam insya Allah sudah punya ilmu yang cukup. Sebagai makmum, kita wajib ikuti imam. Jika kita memilih sahalat Tarawih bersama imam, maka konsekuensinya mengikuti sahalatnya imam, apakah delapan atau dua puluh rakaat.

Bagi Anda yang ingin shalat delapan rakaat, tapi imamnya dua puluh rakaatnya, Anda tak perlu ragu untuk mengakhiri sahalat Anda atau menunggu Witir bersama Imam setelahnya. Tapi biasanya di masjid - masjid tertentu, ada dua imam, yakni imam untuk delapan rakaat dan imam untuk dua puluh rakaat.

Caranya, setelah sahalat delapan rakaat, ada jeda waktu untuk shalat Witir bagi yang shalat Tarawin delapan rakaat. Setelah Witir tersebut, shalat Tarawih dilanjutkan sampai selesai.

ETIKA SHALAT TARAWIH

Etika shalat Tarawih antara lain berjamaah di masjid bagi laki - laki dan perempuan. Bagi laki - laki disunahkan memakai pakaian rapi dan bersih plus memakai wangi - wangian.

Bagi muslimah, sebaiknya menggunakan pakaian yang rapi, menutup aurat (aurat wanita di luar rumah adalah hanya muka dan telapak tangan yang boleh kelihatan). Hendaknya menjaga suara dan tindakan agar sesuai dengan etika islami selama berangkat ke masjid dan di dalam masjid.

Bagi yang berniat untuk shalat malam (Tahajud) dan yakin akan bangun malam, sebaiknya undur diri dengan tenang (agar tidak mengganggu yang masih shalat Witir) pada saat imam mulai melaksanakan shalat Witir.

Malam harinya ia bisa melaksanakan shalat Witir setelah Tahajud. Bagi yang tidak yakin bisa bangun malam untuk shalat Tahajud, sebaiknya mengikuti imam melaksanakan shalat Witir dan malam harinya dia masih disunahkan melaksanakan shalat Tahajud dengan tanpa melaksanakan shalat Witir.