Puasa Dalam Lintasan Sejarah

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
AkuIslam.Id - Tahukah Anda bahwa puasa tidak hanya diwajibkan kepada Nabi Muhammad Saw. dan umatnya saja. Jauh sebelum Nabi Muhammad Saw. kewajiban puasa telah disyariatkan. Hanya saja penerapan syariatnya berbeda - beda.

Sejarah Mengenai Puasa ( Foto @U-Report )

Samirah Sayyid Sulaiman Bayumi, tokoh fiqih kontemporer dari Mesir, mencatat beberapa perbedaan syariat itu. Menurut catatannya, Nabi Nuh a.s. berpuasa sepanjang tahun. Nabi Daud a.s juga melaksanakan puasa dengan cara sehari puasa dan sehari berbuka dan seterusnya.

Sedangkan Nabi Isa a.s. berpuasa satu hari dan berbuka dua hari atau lebih. Adapun untuk Nabi Muhammad Saw dan umatnya puasa ditetapkan sebulan penuh di bulan Ramadan dan dilaksanakan pada siang hari.

Sumber lain menyebutkan, orang - orang Mesir kuno pun sebelum mereka mengenal agama samawi telah mengenal puasa. Dari mereka praktik puasa beralih ke orang - orang Yunani dan Romawi. Puasa juga dikenal dalam agama - agama penyembah binatang, demikian juga agama Budha, Yahudi dan Kristen.

Ibn an-Nadim dalam bukunya al-Fahrasat, sebagaimana dikutip Quraish Shihab dalam Tafsif al-Mishbah, menyebutkan agama para penyembah binatang berpuasa tiga puluh hari dalam setahun, ada pula puasa sunnah sebanyak 16 hari dan juga ada yang 27 hari.

Puasa mereka sebagai penghormatan kepada bulan, juga kepada bintang Mars yang mereka percaya sebagai bintang nasib, dan juga kepada matahari.

Dalam agama Budha pun dikenal puasa sajak terbit sampai terbenamnya matahari. Mereka melakukan puasa empat hari dalam sebulan, yaitu pada hari - hari pertama, ke sembilan, ke limabelas dan ke dua puluh. Mereka menamainya "uposatha." Orang Yahudi mengenal puasa selama empat puluh hari, bahkan dikenal beberapa macam puasa yang dianjurkan bagi penganut - penganut agama ini, khususnya untuk mengenang nabi - nabi atau peristiwa penting dalam sejarah mereka.

Agama Kristen juga demikian. Walaupun dalam kitab Perjanjian Baru tidak ada Isyarat tentang kewajiban puasa, tetapi dalam praktik keberagamaan mereka dikenal aneka ragam puasa yang ditetapkan oleh pemuka - pemuka agama.