Diberi Karomah Karena Teguh Iman

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ceramah Bersama - Demi mendakwahkan Islam, Ummu Syuraik Alquraisyyiah rela mendapatkan siksaan dari orang - orang Quraisy. Tetapi, pengorbanannya tidak sia - sia. Ia mendapatkan langsung karomah dari Allah SWT karena keteguhan Imannya.

Ilustrasi Diberi Karomah Karena Keteguhan Hatinya ( Foto @Ceramah Bersama )

Sebelum memeluk Islam, Ummu Syuraik Alquraisyyiah menikah dengan pemuda dari golongan Quraisy. Kemudian Ummu Syuraik memeluk Islam secara diam - diam ketika ia mengunjungi Makkah. Setelah masuk Islam, ia total memeluk dakwah Agama Allah SWT.

Mulailah Ummu Syuraik bergerak untuk berdakwah dan mengajak wanita - wanita Quraisy secara sembunyi - sembunyi masuk Islam. ia berdakwah tanpa kenal menyerah meski ia kerap didera ujian dan siksaan dari kaum Quraisy.

DITANGKAP & DIADILI

Namun, lama-kelamaan dakwah Ummu Syuraik diketahui orang - orang Quraisy. Akhirnya Ummu Syuraik ditangkap untuk diadili. Beruntung suaminya masih memiliki darah biru di kalangan kaum Quraisy sehingga siksaan yang diterima relatif lebih ringan.

"Kalaulah bukan karena keluarga suamimu, kami akan menyiksamu lebih berat," kata pemuka Quraisy.

"Jangan-jangan engkau telah masuk kepada agamanya (Muhammad) ?" kata orang Quraisy lainnya.

"Demi Allah, aku telah masuk Agama Muhammad," aku Ummu Syuraik dengan jujur penuh resiko.

"Demi Tuhanku, aku akan menyiksamu dengan siksaan yang berat," Ucap pemuka Quraisy itu.

Kemudian orang - orang Quraisy itu membawa paksa Ummu Syuraik ke daerah Dzul Khalashah yang terletak di Kota Shan'a. Selama perjalanan Ummu Syuraik diberi makan dan madu tanpa diberi setetes air sedikitpun.

Di Dzul Khalashah itu Ummu Syuraik dijemur di terik matahari. Di bawah terik matahari itu tubuh Ummu Syuraik terbaring remuk, akal sehatnya hampir hilang, pendengaran dan penglihatannya mulai tidak normal.

Sebelum ditinggal sendirian di tempat itu, tubuh Ummu Syuraik di jadikan objek tendangan dan pukulan orang - orang Quraisy. Sampai hari ketiga, seorang kaum Quraisy datang kepadany.

"Tinggalkanlah agama yang telah kau pegang, kami akan mengampunimu," Ucap Orang Quraisy mencoba mengubah pendiriannya.

PERTOLONGAN ALLAH

Ummu Syuraik tak bisa menjawab pertanyaan itu. Ia hanya memberikan bahasa isyarat dengan mengacungkan jadi telunjuk ke langit sebagai isyarat tauhid. Ia pun kembali ditinggalkan sendirian.

Namun, tak lama setelah itu karomah Allah SWT datang kepadanya.

Ketika ia merasakan siksaan itu begitu berat, tiba - tiba ia merasakan dinginnya air yang berada di atas dadanya. Air dalam sebuah wadah itu kemudian diraihnya dan ia teguk sebagian airnya. Lalu, wadah tersebut terangkat menggantung ke langit hingga ia tak bisa menggapainya lagi.

Tapi, semenit kemudian wadah itu kembali terjulur ke arah Ummu Syuraik. Di kesempatan itulah ia meminum dengan puas air dalam wadah itu. Sebagian lagi di tuang air itu di kepalanya.

Setelah itu Ummu Syuraik menjadi segar kembali. Ia bangkit kemudian menemui orang - orang Quraisy.

"Dari mana engkau dapatkan air itu, wahai musuh kami ?" tanya orang Quraisy.

"Sesungguhnya Allah adalah memberikan anugerah itu kepadaku," jawab Ummu Syuraik meyakinkan.

Mendengar penuturan itu, banyak wanita Quraisy mengikuti langkah Ummu Syuraik memeluk Islam.