Berkat Doa Ibu, Terbebas Dari Siksa

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ceramah Bersama - Dahsyatnya doa seorang Ibu, sudah banyak yang membuktikan. Salah satunya kisah berikut ini. Seorang anak yang selalu bermaksiat sepanjang hidupnya, akhirnya mendapatkan ampunan terhindar dari siksa setelah kematian.

Hebatnya Doa Seorang Ibu Untuk Anaknya ( Foto @Ceramah Bersama )

Dikisahkan ada seorang wanita yang memiliki anak yang sangat jahat. Hari - harinya dihabiskan dengan hal - hal yang tidak berguna dan berbau maksiat. Seperti berjudi, mabuk-mabukan, serta berperilaku kasar. Ibunya sosok wanita salehah. Dia selalu menasihati anaknya untuk meninggalkan kebiasaan buruknya. Dia juga selalu menasihati anaknya agar berbuat kebaikan.

AHLI MAKSIAT

Tetapi, anaknya tetap membandel, nasihat ibunya diabaikan. Perbuatan maksiat itu terus dilakukannya sampai ia menemui ajalnya. Maka, bersedihlah sang Ibu demi melihat anaknya yang mati tanpa tobat. ia tidak melihat kebaikan sedikit pun dari anaknya. Dia pasrah jika anaknya harus menerima siksa kubur atas kejahatan yang selama ini dilakukannya.

Di suatu malam, ketika wanita itu tertidur, ia bermimpi tentang anaknya disiksa oleh malaikat penjaga kubur di dalam kuburnya. Sehingga, semakin bertambah kesedihan sang ibu. Terlebih jika mengingat dahsyatnya siksaan yang ada di mimpinya itu.

Tetapi, benarkah sang anak disiksa ? Ternyata, ketika sang ibu memimpikan lagi anaknya di lain kesempatan, ia melihat anaknya dalam kondisi yang berbeda sama sekali dari kondisi mimpi sebelumnya. Ia melihat anaknya saat itu diperlakukan dengan sangat baik dan terlihat bahagia. Sehingga, ibunya pun terheran - heran dan bertanya kepada sang anak, "Apa gerangan yang membuatmu bisa diperlakukan seperti ini, padahal dulu semasa hidupmu penuh dengan dosa ?"

BERTOBAT

Sang anak menjawab, "Wahai Ibunda, suatu ketika telah lewat di hadapanku sekelompok orang yang sedang mengusung jenazah yang hendak dikuburkan. Mayat itu kukenal dan semasa hidupnya, ternyata ia lebih jahat daripada diriku. Kemudian aku ikut mengiringi pemakamannya dan di sana aku sempat menyaksikan makam - makam lainnya. Ketika itulah aku berpikir bahwa laki - laki sial itu sudah pasti ditimpa siksa berat akibat maksiat yang dilakukannya.

Secara tidak sadar aku menangis dan membayangkan kalau diriku juga bakal merasakan hal yang sama. Pada saat itulah aku menyesali segala kesalahan dan dosa yang telah kuperbuat dan bertobat dengan sebenar - benarnya tobat di hadapan ilahi. Kemudian, aku membaca Alquran dan shalawat Nabi Saw sebanyak sepuluh kali dan membacakan shalawat kesebelas kalinya dan pahalanya kuhadiahkan kepada ahli kubur yang tidak beruntung tersebut, sehingga di situlah Allah SWT menunjukkan Kemahapengampunan-Nya. Dia mengampuni dosa - dosaku". Kelas anak itu dalam mimpi sang Ibu.

"Jadi, apa yang telah engkau lihat wahai Ibunda, itulah nikmat yang telah diberikan Allah SWT atasku. Ketahuilah Ibunda bahwa Shalawat atas Nabi Saw itu menjadi cahaya di dalam kuburku, menghapuskan dosa - dosaku dan menjadi rahmat bagi orang - orang yang hidup maupun yang sudah meninggal," ujar sang anak.

Setelah bangun dari mimpinya, sang ibu tampak cerah kembali karena melihat anaknya tidak disiksa. Sebaliknya, sang anak mendapatkan perlakuan baik dan kebahagiaan. namun, sang ibu terus mendoakan agar anaknya senantiasa diampuni oleh Allah SWT.