Tips Ibadah Berjamaah

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ceramah Bersama - Islam merupakan agama yang selalu menyukai kebersamaan dan kesatuan. Salah satu ajarannya yang sangat diutamakan adalah melakukan shalat fardhu secara berjamaah.

Ilustrasi Shalat Berjamaah ( Foto @U-Report )

Shalat berjamaah dapat dilakukan hanya untuk laki - laki saja, perempuan saja, atau di antara keduanya. Nilai keutamaan shalat jamaah dapat terlihat dari pahala yang dijanjikan. Seperti dijelaskan dalam hadis "Shalat jamaah lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak 27 derajat," (HR Bukhari dan Muslim). Selama berjamaah, ada aturan - aturan serta etika yang harus dipatuhi. Berikut etika shalat berjamaah :

SHAF SHALAT
Ketika berjamaah harus mengatur barisannya. Imam harus di depan makmum. Jika terpaksa karena tempat yang sempit, posisi imam bisa berada di antara makmum, asalkan imam lebih di depan satu jengkal dari makmum. Jamaah laki - laki disunahkan untuk berada di sisi kanan imam, sebaliknya jamaah wanita disunahkan di sisi kiri imam. Barisan jamaah yang dibuat harus lurus dan rapat, tidak boleh terlalu longgar.

Begitu juga jika berada di baris belakang, yang tidak memungkinkan masuk dalam barisan, ambil posisi di belakang barisan, lalu tarik satu makmum untuk menemani Anda. Makmum untuk menemani Anda. Makmum yang ditarik tidak boleh menolak, harus segera mundur secara perlahan.

MENGIKUTI IMAM
Makmum harus melakukan gerakan seperti yang dilakukan oleh imam. Makmum tidak boleh mendahului gerakan imam, kecuali jika terlupa, itupun tidak boleh melebihi dari tiga gerakan. Begitu juga gerakan makmum tidak boleh terlalu terlambat dari imam, lebih dari tiga rukun. Misalnya imam sudah sujud, ternyata makmum masih berdiri menyelesaikan bacaan surat Alquran, maka batal shalat makmum tersebut.

CARA MENGINGATKAN
Jika imam melakukan kesalahan, makmum laki - laki cukup mengingatkan dengan mambaca "Subhanallah." Sementara makmum wanita bisa menepukkan telapak tangan kanan ke punggung, telapak kiri dalam kondisi bersendekap. Jika imam tetap tidak bergeming dalam kesalahannya, maka makmum harus tetap mengikuti gerakam imam. Jika hal ini dilanggar, maka shalat makmum batal saat itu juga. Barulah setelah salam diingatkan bahwa imam tadi lupa mengerjakan (salah satu rukun salat). Kemudian segera lakukan sujud sahwi (sujud karena lupa). Hindari meninggalkan imam meskipun dia dalam kondisi salah atau lupa karena dapat membatalkan shalat.

MAKMUM MASBUK
Jika menjadi makmum masbuk, segera ikuti gerakan imam saat itu juga. Misalnya imam sedang rukuk, maka berniat shalat berjamaah, takbiratul ihram, kemudian langsung rukuk. Baru nanti setelah imam salam, segera tambahkan rakaat yang tertinggal.

Selain beberapa hal di atas, selama shalat jamaah berlangsung, makmum harus saling menjaga ketenangan serta kenyamanan shalat berjamaah. Sebab terkadang ada makmum yang membaca "amin" terlalu keras sehingga terkesan dibuat - buat. Ini akan mengganggu kekhusyukan jamaah lainnya.