Ku Tak Ingin Bercerai

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ceramah Bersama - Aku tak mengira rumah tangga yang kujalani akan segera berakhir. Berbagai upaya pun kulakukan untuk menyelamatkan keutuhan rumah tanggaku walaupun hal tersebut berbanding terbalik dengan keinginan suamiku yang ingin bercerai.

Ilustrasi Pasangan Selingkuh ( Foto @solorayacyber.com )

Namaku adalah Sasha (36). Aku sudah menikah selama 12 tahun dan dikaruniai dua orang anak Febi (6) dan Randi (1). Belakangan ini bahtera rumah tangga yang kulajani tak lagi bisa dipertahankan. Aku pun digugat cerai oleh suamiku, Faisal untuk yang kedua kalinya.

Aku tak mengira kalau rumah tangga yang kubina akan berada di ujung tanduk. Di awal perkenalan kami, Mas Faisal sangat menunjukkan kesetiaannya dan tak terlihat sama sekali kalau dirinya adalah tipe lelaki yang berani selingkuh. Aku tak mengira kalau mas Faisal tega menyakiti aku.

SUAMIKU PUNYA AFFAIR
Menjalani bahtera rumah tangga memang tak semudah yang kubayangkan. Terlebih aku menikah dalam usa muda di mana emosiku masih tergolong labil. Ditambah lagi aku juga harus menjalankan peranku sebagai ibu dari kedua anakku. Sedikit saja aku tak diperhatikan, rasanya seolah tak ada lagi yang menyayangiku.

Beberapa bulan ini, Mas Faisal sudah tidak nyaman lagi bersamaku. Ada banyak alasan yang suami lontarkan terhadapku. Diantaranya adalahg Mas Faisal merasa terkekang, dirinya tidak bisa bebas bergerak. Aku membatasi ruang gerak mas Faisal lantaran dirinya pernah berselingkuh dengan seorang wanita ditempat kerjanya.

Aku benar - benar tak habis pikir, bagaimana mungkin Mas Faisal bisa tega mengkhianatiku. Walaupun Mas Faisal sudah berulang kali meminta maaf setelah perselingkuhan yang dilakukannya terungkap, namun aku masih belum bisa menerimanya. Rasanya kejadian tersebut masih teringat jelas dan membekas di benak hatiku yang terdalam. Sulit rasanya untuk memaafkan perbuatan Mas Faisal.

Tak hanya itu saja, aku juga bahkan sampai mencampuri urusan dia dan temannya yang menurutku memang tidak perlu kulakukan. Karena suatu hal, aku pernah melabrak temannya karena tak diberitahu saat kutanya di mana keberadaan Mas Faisal. Hal tersebut membuat Mas Faisal merasa dipermalukan di hadapan teman - temannya hingga membuatnya meninggalkan rumah dan memilih tinggal di rumah orang tuanya.

Bahkan akibat perselingkuhan yang dilakukan Mas Faisal aku sampai merasa harus membatasi nomor telepon yang ada di ponselnya. Berbeda denganku yang bebas menyimpan nomor telepon siapa saja. Jika Mas faisal menyimpan satu saja nama perempuan di ponselnya, mendadak, aku langsung cemburu dan emosi tak lagi terkontrol. Kondisi tersebut tentu tak bisa diterima oleh Mas Faisal.

TAK INGIN CERAI
Sejauh ini Mas faisal merasa rumah tangganya yang kami jalani bersama tak bisa dipertahankan lagi. Mas Faisal sudah tidak mau bersamaku. Walaupun masih menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami dengan mencari nafkah namun Mas Faisal tak mau lagi menemuiku, seolah - olah Mas Faisal sudah risih dengan kehadiranku.

Namun sementara ini aku masih bersikeras untuk mempertahankan rumah tangga ini mengingat keberadaan kedua buah hati kami. Kasihan anak - anak nantinya jika kami harus bercerai. Aku tak ingin memberikan contoh yang buruk kepada mereka karena orang tuanya bercerai. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan keinginan suamiku yang menginginkan segera bercerai.

Dalam lubu hati saya yang terdalam, aku sendiri merasa bersalah atas semua yang sudah kulakukan terhadap Mas Faisal. Saya juga sudah bicarakan baik - baik dengan Mas faisal tapi tetap saja tidak menemukan jalan keluar karena Mas Faisal tetap ingin bercerai. Bahkan saya juga berdiskusi dengan keluarga besar kami yang juga sama menginginkan rumah tangga kami bertahan. Namun keputusan Mas faisal sudah bulat.

Aku sudah berusaha, tapi sepertinya masih jauh dari perhatian Mas Faisal. Namun aku akan tetap berusaha agar semua segera membaik. Aku masih menginginkan rumah tangga yang utuh karena bagaimana pun saya masih yakin bahwa masih ada jalan lain selain cerai. Bahkan aku juga tak hentinya berdoa kepada Allah SWT agar diberikan solusi atas permasalahan rumah tangga yang kuhadapi saat ini. Semoga pintu hati Mas Faisal terbuka dan melanjutkan bahtera rumah tangga kami yang sudah menginjak usaia 12 tahun.

KEMBALI USAI BERTOBAT DAN MEMINTA MAAF
Akhirnya demi untuk menjaga hubungan baik dan menghindari sebuah perceraian aku pun bertobat kepada Allah SWT atas segala kecurigaanku ini terhadap Mas Faisal, di mana memang suamiku itu pernah melakukan sebuah kesalahan besar dalam hidupnya namun ia pernah mengakuinya dan meminta maaf kepadaku, dan kini aku benar - benar sadar jika Allah SWT saja selalu memberikan kesempatan kepada setiap hamba-Nya masak aku yang hanya manusia biasa tidak percaya dan selalu masih curiga kepada Mas Faisal.

Akhirnya aku meminta maaf atas segala kesalahanku kepada Mas Faisal lantaran telah tidak percaya lagi kepadanya dan terlalu menggenggam kehidupannya padahal waktu itu Mas Faisal sudah berjanji tidak akan lagi mengulangi kesalahannya.

Setelah aku bertobat dan meminta maaf akhirnya Mas Faisal menerimaku kembali dan hingga sampai saat ini kami masih menjadi keluarga yang harmonis, memang sebuah perjalanan itu kadang pernah ada yang tidak mulus untuk dilewati akan tetapi jangan lantas karena salah jalan terus menganggap bahwa orang itu tidak bisa berubah.