Azab Untuk Penyembah Patung - Aku Islam

Post Top Ad

Azab Untuk Penyembah Patung

Azab Untuk Penyembah Patung

Share This
Advertisement
Ceramah Bersama - Ketika diberi anugerah berupa peradaban yang maju, kaum A'ad bukannya bersyukur dan menyembah Allah SWT. Mereka malah memilih menyembah patung - patung yang mereka buat sendiri. Akibatnya kaum itu mendapat azab dari Allah SWT. Berikut kisahnya.

Ilustrasi Kisah Nabi Hud As ( Foto @ceramahbersama )

Di antara umat para Nabi yang diberikan kenikmatan yang sangat besar oleh Allah adalah umat Nabi Hud AS, yaitu kaum A'ad. Mereka tinggal di rumah - rumah yang sangat mewah dengan peradaban yang sangat tinggi. Dalam Alquran digambarkan, "(Yaitu) penduduk Iram (ibu kota tempat tinggal kaum A'ad) yang mempunyai bangunan - bangunan yang tinggi yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri - negeri lain," (QS Al Fajr : 7-8).

Selain itu, Allah juga mengaruniakan mereka bentuk fisik yang berbeda dengan yang lain. Badan mereka tinggi dan kuat. Itu sebabnya mereka selalu memenangi peperangan ketika berperang dan menyerang suatu kaum. Berbagai kenikmatan pun sudah mereka raih karena kejayaannya di muka bumi.

KAUM NABI HUD
Akan tetapi, berbagai kenikmatan yang didapatkan itu, mereka enggan untuk bersyukur kepada Allah. bahkan, mereka menyekutukan Allah dengan cara menyembah patung - patung dan banyak melakukan kerusakan di muka bumi.

Kemudian Allah SWT mengutus Nabi Hud As untuk menunjukan jalan yang lurus kepada kaum A'ad. Nabi Nuh mengajak kaumnya untuk kembali menyembah hanya kepada Allah SWT serta melarang mereka berbuat syirik dan maksiat. Kepada mereka, Nabi Hud juga mengingatkan agar mereka bersyukur kepada Allah atas nikmat - nikmat yang telah diberikan.

Mendengar ajakan itu, kaum A'ad menolak. Mereka menyebut semua kenikmatan dunia merupakan hasil kerja keras dan kepintaran mereka selama ini.

Berbagai cara pun tetap dilakukan Hud As untuk mengajak mereka ke jalan yang benar dengan penuh kesabaran, namun tetap saja mereka tidak mau mengikutinya. Nabi Hud kemudian meminta kaumnya segera bertobat.

Namun, kaum Nabi Hud benar - benar sangat keras kepala. Mereka tetap saja menyembah patung, bahkan mengolok - olok Nabi Hud As. Bahkan dengan sombong, mereka berkata : "Siapakah yang lebih kekuatannya daripada kami ?"

Tak hanya itu, mereka juga menantang kepada Hud As agar disegerakan azab. Mereka berkata, "Datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang - orang yang benar".

ANGIN KENCANG
Tak lama setelah itu, azab Allah datang kepada kaum A'ad. Atas kuasa Allah SWT, tanah Kaum A'ad dilanda kekeringan berkepanjangan. Akibatnya, tanaman dan buah - buahan pun menjadi mati. Cuaca di negeri 'Aad pun menjadi sangat panas.

Di tengah - tengah kondisi yang serba khawatir itu, mereka sempat merasa bahagia karena melihat awan tebal begitu besar di langit. Mereka mengira hujan akan turun. Serempak mereka berkata, "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami".

Dalam penantian itu, mereka pun sudah tidak sabar untuk mengobati rasa haus yang begitu pekat dan menyiram tanamannya kembali yang sudah kering.

Tapi ternyata, dugaan mereka itu tidak benar. Mendung yang tebal dan besar itu ternyata tidak mendatangkan hujan. Sebaliknya, angin yang begitu kencang melanda negeri 'Aad. Angin kencang itu berlangsung delapan hari dan tujuh malam sehingga membinasakan semua kaum 'Aad yang mengingkari Allah.
Advertisement

Post Bottom Ad

Pages