Jasad Orang Zalim Dibakar Di Alam Kubur

Mau Beli Merchandise AKUISLAM.ID Beli Di Sini (DISINI>>)Terima Kasih Buat Sahabat Yang Sudah Beli Merchandise AkuIslam.Id, Semoga Berkah.

Advertisement
Ceramah Bersama - Akibat membantu orang zalim memungut pajak liar untuk kepentingan dirinya sendiri, seorang ahli kubur mendapatkan siksa kubur. Tubuhnya terbakar api hingga membuatnya menjerit - jerit kesakitan. Berikut kisahnya.

Ilustrasi ( Foto @blog.duitpintar.com )

Perilaku orang yang selalu berbuat zalim maupun orang yang membantu perbuatan zalim tersebut sangat dibenci oleh Allah SWT. Mereka pun kelak di akhirat akan mendapatkan siksaan yang pedih dari Allah SWT. Bahkan di alam kubur, orang tersebut akan mendapatkan siksa kubur yang amat pedih.

Dalam Alquran, Allah SWT berfirman, "Dan orang-orang zalim hanya mementingkan kenikmatan dan kemewahan, dan mereka itu adalah orang-orang yang berdosa/pelaku kejahatan," (QS Hud : 116).

Allah juga menegaskan bahwa orang yang zalim adalah orang yang tidak akan beruntung selama hidupnya. Ia boleh berbahagia saat melakukan aksinya, namun pada saatnya nanti ia akan menjadi orang yang sangat menyesal. Dalam Alquran ditegaskan, "Kalian akan tahu siapa yang akan mendapat tempat terbaik di akhirat dan sesungguhnya orang-orang zalim itu tidak akan beruntung," (QS Al An'am : 135).

BERTERIAK KESAKITAN
Dalam sebuah riwayat dari Muhammad bin Wazir Al Harani diceritakan bahwa orang - orang zalim akan mendapatkan siksa kubur yang sangat dahsyat, selain ia kelak juga akan mendapatkan siksaan di akhirat. Hal itu terbukti saat ia mendapatkan sebuah pengalaman yang luar biasa dan sangat mengejutkan saat dirinya melihat sebuah siksa kubur yang begitu mengerikan.

Dikisahkan, suatu ketika Muhammad bin Wazir Al Harani sedang keluar dari rumahnya menuju kebun selepas waktu shalat Ashar. Ketika matahari sudah hendak tenggelam, ia yang saat itu sedang berada di tengah - tengah area kuburan, tiba - tiba dirinya dikagetkan dengan sebuah penemuan yang sangat mengejutkan.

Tanpa diketahui sebabnya, tiba - tiba keluar dari salah satu makam sebuah bara api yang wujudnya menyerupai sebuah panci kaca. Di sisi bara api itu terdapat mayat yang berteriak - teriak kepanasan. Ahli kubur itu tampak tidak tahan dengan siksaan yang ditimpakan kepadanya.

Mereka kurang yakin dengan pemandangan itu, Wazir pun mengusap - usap matanya untuk meyakinkan dirinya apakah sedang tertidur dan bermimpi atau tidak. Beberapa saat kemudian, ia pun sadar bahwa dirinya tidak sedang bermimpi. Kemudian ia pun berkata, "Demi Allah, saya tidak sedang tidur."

Wazir tak begitu mempedulikan apa yang dilihatnya itu. Ia memilih langsunug keluar dari area makam itu. Setelah kejadian itu, Wazir pulang menemui keluarganya di rumah. Namun Wazir masih menyimpan kebingungan dan rasa penasaran atas apa yang dialami oleh ahli kubur itu. Kemudian ia pun menceritakan apa yang dialaminya itu kepada salah seorang keluarganya. Ia juga menanyakan siapa sebenarnya ahli kubur tersebut.

PEMUNGUT PAJAK LIAR
Tak lama kemudian, salah seorang keluarganya pun menjawab bahwa ahli kubur itu tidak lain adalah orang yang seringkali memungut pajak secara liar. Ia adalah salah satu pembantu orang - orang zalim yang bisa memungut pajak hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, tidak peduli tindakannya itu merugikan dan menyakiti orang lain.

Tindakan tersebut sangatlah bertentangan dengan ajaran Agama yang selalu melarang seseorang untuk berbuat zalim. Dalam hadis kursi, Allah SWT berfirman, "Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya telah aku haramkan atas diri-Ku perbuatan zalim dan Aku jadikan ia diharamkan di antara kamu, maka janganlah kalian saling berbuat zalim." (HR Muslim).